Sabtu, 29 Agustus 2015

KESEMPATAN & TEGURAN ALLAH SWT



Assalamualaikum wr.wb
Selamat pagi semuanya, selamat berlibur dipagi minggu yang cerah ini walaupun kita disambut dengan kedinginan dari angin yang berhembus tapi tetap bersyukur atas kenikmatan mentari yang serta memberi kehangatan pada tubuh ini, sungguh nikmat Allah yang tak terkira dan kita harus bersyukur atas apa yang Allah berikan terhadap diri kita ini, mungkin sebagian orang pernah berdoa meminta rezeki yang banyak tapi sebagian orang itu merasa doa mereka tidak terkabul karena yang mereka pinta rezeki yang banyak itu hanyalah berupa uang atau kekayaan tapi disisi lain kita harus mengerti dan harus tahu bahwa yang kita minta terhadap Allah itu selalu dikasih, coba bayangkan kalo kita tidak berdoa meminta rizki kepada Allah mungkin saat ini kita berbaring sakit dan harus berobat kerumasakit serta membayar dengan uang yang banyak, nah dari situlah kita harus sadar bahwa rizki kita sudah dikasih dengan contoh kecil tidak membayar rumahsakit karena kita diberikan rezeki dari kesehatan dan kesempatan untuk menjalani hari ini dengan lebih banyak rasa kenikmatan “aamiin ya rabbal’alamin”,
Mengenai masalah kesempatan saya mau coba share pengalam saya terhadap apa yang saya alami dilima hari kebelakang tepatnya hari selasa kemarin, sebelum membahas tentang apa yang saya alami saya selama beberapa hari itu mengumpulkan beberapa informasi kepada orang-orang yang mengetahui kejadian yang saya alami itu, sebelum kepembahasan intinya seperti biasa saya akan mencoba menceritakan kembali dari kejadian ke kejadian selanjutnya.
Tepat pukul 05:00.wib saya dibangunkan oleh adik saya karena dia mendapat sebuah chat dari temen saya, saya diminta mengantarkan dia kesebuah rumahsakit untuk melakukan ronsen dan juga tes urin karena temen saya ini mau melengkapi data-data untuk kuliahnya, akhirnya saya pun bangun dan melihat HP benar ternyata banyak chat yang masuk dari temen saya itu dan saya membalas dengan meng-iya’kannya serta meminta untuk bersiap-siap dulu mungkin saya tidak akan mau jika temen saya ini bukan salah satu sahabat kecil saya karena dia adalah sahabat saya akhirnya saya berangkatlah bersamanya ke rumahsakit yang jaraknya lumayan jauh, setelah kurang lebih pukul 07:00.wib akhirnya saya sampailah disebuah rumahsakit itu setelah beberapa jam dia melakukan pemerikasaan dan tes akhirnya dokter memberikan informasi bahwa hasilnya itu keluar pukul 01:00.wib karena pada saat itu masih jam sembilan akhirnya temen saya pun mengajak makan dan setelah makan akhirnya jam menunjukan jam 10 dan kita pun memutuskan untuk berangkat menuju sebuah masjid agung yang berada di taman kota setelah kita sampai disana akhirnya kita beristirahatlah di depan pintu masuk mesjid dengan duduk santai sambil bercerita apa adanya setelah beberapa lama akhirnya ada salah seorang kakek membuka pintu dan beliau menyapa terhadap kami dengan sapaan assalamualaikum layaknya sesama muslim akhirnya kita pun menjawabnya dengan serentak dan berjabatan tangan, setelah beliau duduk beliau berbicara sangat memotivasi sekali terhadap diri saya sampai beliau berkata baru kali ini ada pemuda yang datang ke mesjid sebelum adzan beliau mengucurkan air mata sambil mengusap dengan sorbannya beliau kembali memberikan sebuah ceramah yang membuat saya menyayat hati, setelah beliau bercerita lama akhirnya adzan pun berkumandang dan kami pun bergegas berwudhu serta masuk masjid dan menunaikan shalat dzuhur berjamaah, setelah shalat selesai dan jamaah bubar akhirnya kamipun memutuskan untuk berangkat kembali kerumahsakit dan setelah kami mau keluar dari parkiran kami bertemu kembali dengan kakek itu dan dia berkata “de kalo ada apa-apa dijalan ataupun dimana hubungi abah(kakek) ni save no abah” karena HP kita tidak ada yang nyala kamipun tak ada yang menyimpan nomornya setelah, pengambilan hasil tes dan ronsen temen saya akhirnya kami pulang kerumah dan sampai dirumah pukul 03:30.wib karena hari itu hari pertandingan sepakbola kampung saya akhirnya sayapun langsung berangkat menuju lapangan dan mengikuti pertandingan dan sampai saat ini pertandingan itu adalah pertandingan misteri bagi saya karena saya mengikuti pertandingan tapi saya sendiri tidak mengingat dan merasakan bahwa saya mengikuti dan bermain pada saat itu, namun setelah saya sadar saya melihat dirumah itu sudah banyak tetangga dan orang-orang yang melihat saya dengan keadaan menangis lalu dengan perasaan saya yang mulai aneh saya bertanya kepada orang tua saya namun meraka tidak merespon saya bahkan mereka mau memandikan saya dari situ saya berpikiran bahwa saya saat ini sudah meninggal, namun setelah beberapa menit akhirnya orang tua saya memeluk saya dan berkata saya selama 3 jam tidak sadarkan diri saat bermain bola dan saya bener-bener lupa apa yang saya lakukan sebelum itu tapi dengan keadaan saya memakai baju tim sepakbola serta kaki dan tangan saya berdarah saya akhirnya mulai percaya bahwa saya bermain bola dilapangan setelah itu akhirnya saya inget ketika saya bertemu seorang kakek di masjid beliau berkata kalau saya tidak shalat ashar saya bakal bengo dari situlah saya benar-benar menyesal telah melalaikan shalat wajib yang seharusnya jangan pernah ditinggalkan oleh tiap orang muslim didunia ini, setelah saya mengumpulkan banyak informasi dari beberapa orang yang saya pertanyakan mereka menjawab dengan jawaban yang membuat saya terharu ada yang bilang saya saat bermain menanyakan pertandingan ini dimulai dari kapan, ada yang bilang sayang menanyakan ini dunia nyata apa bukan, dan yang lebih parah adik saya sendiri bilang saya lupa sama ibu dan bapak astagfirullah sungguh diluar kesadaran saya, dan saya pun dibawa kesebuah dokter umum katanya saya kena benturan benda keras di kepala bagian belakang sehingga cairan dari otak saya berpisah dan selama cairan itu belum menyatu saya tidak akan mengetahui apa-apa yang sedang terjadi, namun setelah saya benar-benar merasa sadar akhirnya saya merasakan memang bener dikepala belakang saya sangat sakit, dan setelah itu saya sangat percaya bahwa sebelum saya mendapatkan kejadian seperti ini saya sudah benar-benar mendapat petunjuk dari berbagai peristiwa namun mungkin karena saya masih belum melakukan dan menuruti apa yang telah orang lain amalkan akhirnya saya diberikan sebuah teguran dari AllahSWT dan beruntung teguran itu masih diberikan kesempatan kepada saya.
Dari kejadian itu saya sangan bersyukur terhadap diri saya dan kepada Allah SWT yang mana telah memberikan saya kesempatan untuk menjadi orang yang lebih baik dan memberikan kesempatan pula untuk mengganti dosa-dosa yang pernah saya perbuat didunia ini, semoga dari kutipan ini masih ada pelajar berharga bagi temen-temen pembaca dan juga semoga dari setiap kejadian yang kita lewati saat ini di Rhidoi Allah SWT aamii ya allah ya rabbal’alamin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar